|TERBARU     /fa-fire/_$type=slider$sn=hide$cate=0$show=home$va=0$d=0$cm=0

Dukungan Masyarakat dalam Kebersamaan Umat

oleh: Uung Sendana Linggaraja GENTAROHANI.COM — Dukungan masyarakat dalam kebersamaan umat merupakan tema yang sangat relevan dalam ...


oleh: Uung Sendana Linggaraja

GENTAROHANI.COM — Dukungan masyarakat dalam kebersamaan umat merupakan tema yang sangat relevan dalam kondisi bangsa dan negara kita di tahun politik ini, yang terasa kurang nyaman dan menegangkan. 

Kondisi ini timbul diperparah dengan berseliweran ujaran kebencian, hoax, saling menegasikan antar kubu, melabeli dengan sebutan binatang, kampanye hitam dan banyak lagi hal yang tidak menggambarkan sebuah bangsa yang religius. Tahun politik dalam rangka pesta demokrasi diubah dengan diksi peperangan.  Padahal pesta dan perang adalah dua situasi yang kontras, bertolak belakang. Pesta mengungkapkan kegembiraan dan saling berbagi perang menimbulkan kepedihan dan saling meniadakan.

Tahun politik adalah saat bangsa Indonesia memilih pemimpin dan wakil rakyat di parlemen setiap 5 tahun sekali. Tujuan pemilihan umum bukanlah untuk saling menghancurkan  satu dengan lain, namun batu pijakan untuk meneruskan upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia sesuai pembukaan Undang-Undang Negara Republik Indonesia 1945. Dari sini kita memahami bahwa pemilihan umum bukanlah peperangan yang saling menghancurkan, tapi kemenangan dan kekalahan adalah hasil dari proses demokrasi yang perlu diterima oleh semua pihak dan ditindaklanjuti dengan upaya bersama mencapai cita-cita bersama sebagai satu keluarga, bangsa Indonesia yang telah dirumuskan oleh para founding parents saat berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila. Maka proses demokrasi bukanlah peperangan tapi perlombaan dan pesta bangsa Indonesia sebagai satu keluarga.

Indonesia adalah negara yang telah diberi rahmat dan anugerah luar biasa dari Tian, Tuhan yang Maha Esa berupa tanah yang subur dan kaya, lautan yang luas sumber hayati yang luar biasa terbentang dari Sabang sampai Merauke, mempunyai beragam etnis dan suku dengan beragam budaya, bahasa, agama dan kepercayaan yang tidak dimiliki oleh bangsa lain di dunia. Indonesia bukanlah bangsa yang homogen, tapi bangsa yang Bhinneka dan dipersatukan dalam cita-cita bersama. Maka saat memperjuangkan Indonesia merdeka semua keragamanan itu bersatu bahu membahu, bekerja sama, saling mendukung. 

Para pahlawan dan pendiri bangsa telah memberi keteladanan luar biasa. Para pejuang, ulama, kiai, negarawan dan politikus dari berbagai suku, etnis dan agama menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan kelompok. Kalau seandainya para pendahulu kita mengutamakan kepentingan golongan dan kelompoknya sendiri, mungkin Indonesia takkan pernah ada. Sungguh Tian, Tuhan yang Maha Esa telah memberi rahmat dan anugerah pada kita. Semangat inilah yang mesti kita pelihara dan gelorakan terus untuk mengisi kemerdekaan dengan melaksanakan pembangunan fisik, mental dan spiritual. Semangat ini sesuai dengan pesan ilahi melalui nabi yang disabdakan  dalam kitab Mengzi, “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi.”

Sesanti Bhinneka Tunggal Ika menggambarkan Indonesia sekaligus pesan yang perlu kita junjung tinggi dan wujudkan dalam kehidupan. Kebhinnekaan  adalah keniscayaan, Tian Ming (firman Tuhan) yang harus kita terima. Ke-ikaan perlu kita upayakan dan pertahankan sebagai bangsa. 

Pada masa perjuangan kemerdekaan, masyarakat bersatu padu dengan peran dan kemampuan masing-masing baik secara terbuka maupun diam-diam mendukung para pejuang dan pendiri bangsa mewujudkan cita-cita bersama. Dalam mengisi kemerdekaan, saat ini, masyarakat perlu bersatu padu menjaga keutuhan negara dan mengisi pembangunan sesuai peran dan kemampuan masing-masing. Masyarakat dengan profesi masing-masing perlu bekerja keras melakukan yang terbaik, tidak melakukan tindakan-tindakan tak terpuji. Terus menjaga sikap saling menghormati dan menghargai, tolong menolong, bergotong royong tanpa perlu dibatasi oleh sekat agama, kepercayaan, etnis, suku dan golongan karena di empat penjuru lautan kita semua bersaudara. Yang beda tidak perlu disama-samakan, yang sama tidak perlu dibeda-bedakan. Bila berlainan dao tidak usah berdebat. 

Hal-hal sederhana seperti bergaul dan kerja bakti di lingkungan masing-masing, siskamling, berolah raga, arisan, menjadi anggota koperasi, menyekolahkan anak di sekolah yang multi etnis, suku, golongan,  agama  dan kepercayaan adalah hal-hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam mendukung kebersamaan umat. Penggunaan medsos secara lebih bijak untuk hal-hal positif perlu dilakukan. Masyarakat akan sangat berperan menyebar atau tidaknya berita-berita tidak benar, ujaran kebencian, gosip dan hoax. Dalam hal ini perlu diupayakan ceramah dan pendidikan agama tentang budi pekerti, moralitas dan amal soleh sehingga masyarakat dapat memahami tujuan agama yang hakiki dalam kehidupan bersama orang lain. Agama mengatur tiga hubungan (san cai), hubungan manusia dengan Tian, Tuhan yang Maha Esa, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam. 

Pendidikan dalam keluarga juga memegang peranan penting dalam mendukung kebersamaan umat. Anak-anak perlu didorong agar bergaul dengan siapa saja tanpa sekat.

Pendidikan spiritualitas dan religiusitas dalam keluarga sangat penting, sehingga anak-anak dapat memiliki pengendalian diri yang baik. Memperhatikan dan mengontrol disamping memberi pengertian mengenai penggunaan gadget dan medsos anak-anak perlu pula dilakukan. Tak kalah pentingnya adalah keteladanan. 

Banyak hal-hal sederhana lain yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk kebersamaan umat. Berbakti dalam keluarga saja sudah merupakan pengabdian pada negara. Budaya malu perlu digalakkan kembali. Ketaatan pada hukum akan dapat terwujud bila rasa malu membudaya. Hukum itu penting, tetapi kebajikan dan moralitas yang akan menjadikan hukum efektif. Agama pada dasarnya membimbing umat agar hidup didalam dao, jalan yang dikehendakiNya. Dan jalan yang dikehendakiNya pastilah bukan jalan untuk menghancurkan satu dengan lain, tapi jalan tengah yang akan mewujudkan kesejahteraan.

  • [message]
    • Tengah Sempurna (Zhong Yong) Bab Utama : 5
      • "Bila dapat terselenggara Tengah dan Harmonis, maka kesejahteraan akan meliputi langit dan bumi, segenap makhluk dan benda akan terpelihara."
Di tahun politik ini peran masyarakat, terutama para tokoh dan pemuka agama memegang peranan lebih penting  lagi dalam mendukung kebersamaan umat. Dengan sikap dan upaya yang tepat dalam jalan tengah sebagai pilihan, pesta demokrasi akan kita rayakan bersama untuk memilih pemimpin dan waki yang tepat sesuai hati nurani dalam upaya mewujudkan cita-cita Indonesia sesuai yang diamanatkan  pembukaan UU NRI 1945. Tian melindungi kebajikan. (bwt)

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

GERBANG,56,KIBAR KABAR,15,LAYAK NGERTI,34,LORONG,37,NOT,1,PILIHAN,68,SANGGURDI,5,SEPATU,5,TOPI,21,TSN,56,TSUN,4,USL,46,VIDEO,24,YUHO,1,ZATH,1,ZBWT,9,ZEF,13,ZEVA,1,ZKG,20,
ltr
item
Genta Rohani: Dukungan Masyarakat dalam Kebersamaan Umat
Dukungan Masyarakat dalam Kebersamaan Umat
https://hainusantara.com/wp-content/uploads/2018/07/EkIjmjfPOTIXeXG-1600x900-noPad.jpg
Genta Rohani
https://www.gentarohani.com/2019/03/dukungan-masyarakat-dalam-kebersamaan.html
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/2019/03/dukungan-masyarakat-dalam-kebersamaan.html
true
9139491462367974246
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca lebih Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All Rekomendasi untuk Anda LABEL ARSIP CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN PREMIUM Harap SHARE untuk membuka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy