|TERBARU     /fa-fire/_$type=slider$sn=hide$cate=0$show=home$va=0$d=0$cm=0

Jing Zuo

Sudah menjadi pengetahuan umum dan populer tentang bagaimana menjalankan meditasi. Banyak cara melakukan meditasi ini.


oleh Chew Kong Giok


GENTAROHANI.COM — Sudah menjadi pengetahuan umum dan populer tentang bagaimana menjalankan meditasi. Banyak cara melakukan meditasi ini. Boleh dengan sambil duduk, berdiri, tiduran bahkan boleh pula dengan melalui gerak, seperti pada Taijiquan

Namun dalam ajaran Khonghucu lebih menekankan kepada sikap duduk yaitu Jing Zuo 静 坐, atau duduk tenang : Dengan keadaan tubuh yang duduk diam dan pikiran sepenuhnya sadar mengikuti keluar masuknya jalan pernapasan kita. Karena dalam melatih ‘pikiran yang penuh kesadaran dengan memusatkan pikiran pada keluar masuknya jalan napas’, maka kita harus dalam keadaan duduk. 

Posisi duduk kedua kaki dilipat bersilangan (bersila) santai, boleh juga ke dua kaki di letakkan di atas paha (kaki kanan ke paha kiri dan sebaliknya) dengan telapak kaki menghadap ke atas. Posisi seperti ini tidak setiap orang bisa melakukan, apalagi bagi yang berbadan gemuk atau memiliki kaki besar atau kurang lentur. Jika dipaksakan malah akan mengganggu konsentrasi dan ketenangan. Yang penting bisa duduk santai baik di bawah dengan bersila maupun di atas kursi dengan kaki tanpa bersila. 

Pertama-tama yang paling penting dalam Jing Zuo 静 坐 ini, duduk santai dan tegak tapi tidak kaku, tulang punggung belakang tegak lurus (tidak membungkuk), dagu diangkat ke depan sejajar lantai (dagu tidak menempel dileher/menunduk) juga tidak boleh terlalu mendongak ke atas. Hal ini mengakibatkan tulang leher dengan tulang belakang tidak menjadi tegak lurus, akan mengganggu jalannya Qi. Dan ke dua tangan diletakkan di atas pangkuan dengan nyaman, posisi tangan kiri di bawah dan tangan kanan di atas, telapak tangan menghadap ke atas. Yang ke dua harus dengan “kesadaran penuh” mengikuti keluar masuknya jalan napas. Ini sangat penting sekali untuk diperhatikan : Jaga duduk tegak, tidak kaku tapi santai, dan tetap dalam keadaan sadar konsentrasi mengikuti nafas. Kemudian pejamkan mata, atau mata dikecilkan (setengah pejam mata) sambil memandang ujung hidung, agar tetap dalam posisi balans dan tegak. Dan yang terakhir letakkan ujung lidah di langit-langit mulut.

Kita bernapas sepanjang hari, siang dan malam, tetapi kita tidak pernah sadar, kita tidak pernah menyadarinya untuk memusatkan pikiran kita walau dalam sedetik pun. Sekarang kita mulailah untuk belajar berkonsentrasi dengan sadar mengikuti keluar masuknya jalan napas, tanpa suatu kesengajaan bernapas, tanpa dipaksa tetapi secara sewajarnya bernapas seperti biasa. Pada awal mula kita belajar, kita boleh kadang-kadang mengambil napas dengan dalam, terkadang biasa saja/tidak dengan dalam atau sewajarnya saja, terutama jika kita sedang lepas kontrol dari kesadaran kita, kita boleh ambil nafas yang dalam. Setelah itu kembali bernafas dengan normal dan wajar. Hanya hal yang penting ketika mengambil nafas yang dalam kita harus benar-benar dengan kesadaran penuh bahwa kita sedang mengambil nafas. Dengan kata lain, pikiran kita harus benar-benar sadar sedang konsentrasi mengikuti pernapasan dan kita menyadari keluar masuknya udara di lubang hidung kita. Abaikan semua hal yang ada di sekitar lingkungan kita, jangan membuka mata dan melihat sesuatu, jangan dengarkan suara-suara di sekitar kita. Untuk itu lakukan pada waktu suasana yang tenang. Cobalah untuk konsentrasi dalam waktu 5 sampai 10 menit.

Mungkin pada awalnya kita menghadapi kesulitan untuk berusaha pikiran kita konsentrasi mengikuti pernapasan. Hal ini adalah wajar dan tidak mengherankan, pikiran kita bisa mengembara kemana-mana, dan tak mau tetap diam untuk memusatkan pikiran. Kita memikirkan berbagai macam hal. Mendengar suara, merasa kesemutan, gatal, capai, pikiran kitapun mulai terganggu, bingung, cemas dan kecewa. Jangan putus asa, bagi pemula proses seperti ini pasti terjadi. Tetapi jika kita terus menerus berusaha dan berlatih tiap pagi dan sore/malam niscaya kita bisa melakukannya. 

Latihlah 2 kali sehari, selama 5 sampai 10 menit. Secara bertahap sedikit demi sedikit kita mulai bisa menjaga konsentrai dengan sadar mengikuti pernapasan. Pada suatu saat dalam periode tertentu, kita akan memperoleh pengalaman baru dimana kita mengalami keadaan terpisah sekejap dengan dunia luar, segala suara tidak terdengar bahkan suara yang dekat pun tak terdengar, kita benar-benar terlepas dari dunia luar. 

Moment yang sesaat ini merupakan suatu pengalaman yang luar biasa bagi kita, kita merasa gembira, bahagia dan sentosa, terutama pikiran kita bisa lebih jernih dan benar-benar paham tentang apa yang baik dan apa yang buruk. Keadaan ini mendorong kita untuk terus berkeinginan untuk belajar dan berlatih. Tetapi jika kita tidak bisa mengalami keadaan seperti itu, maka kita belum mencapai keadaan seperti itu, dan teruslah berusaha berlatih, kuncinya adalah : Menjaga tetap sadar, Konsentrasi mengikuti nafas. Sebab moment itu adalah moment dimana kita secara sadar merasa kehilangan/lepas kontrol diri sendiri dalam memusatkan pikiran pada pernapasan. Atau dengan kata lain saat kita menjalankan Jing Zuo 静坐 kita tidak menjaga agar pikiran kita tetap mengikuti pernapasan, sehingga terjadi kekosongan pikiran. Sepanjang kita hanya sadar pada pernapasan, kita tidak akan pernah terganggu oleh hal-hal dari luar.

Latihan Jing Zuo 静坐 ini, sangat sederhana dan mudah dipraktekkan, bahkan bisa berkembang pada bimbingan konsentrasi yang lebih tinggi. Di samping itu akan meningkatkan pemahaman yang lebih dalam, pencerahan dan wawasan pemahaman terhadap segenap wujud, termasuk tentang makna hidup.

Hidup ini untuk menghidupkan Cinta Kasih dan Mencintai Hidup. (bwt)

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

GERBANG,56,KIBAR KABAR,15,LAYAK NGERTI,34,LORONG,37,NOT,1,PILIHAN,68,SANGGURDI,5,SEPATU,5,TOPI,21,TSN,56,TSUN,4,USL,46,VIDEO,24,YUHO,1,ZATH,1,ZBWT,9,ZEF,13,ZEVA,1,ZKG,20,
ltr
item
Genta Rohani: Jing Zuo
Jing Zuo
Sudah menjadi pengetahuan umum dan populer tentang bagaimana menjalankan meditasi. Banyak cara melakukan meditasi ini.
https://cdn-images-1.medium.com/max/1600/1*slcGsiaw-dKgFWqzClrv0A.jpeg
Genta Rohani
https://www.gentarohani.com/2019/03/jing-zuo.html
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/2019/03/jing-zuo.html
true
9139491462367974246
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca lebih Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All Rekomendasi untuk Anda LABEL ARSIP CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN PREMIUM Harap SHARE untuk membuka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy