|TERBARU     /fa-fire/_$type=slider$sn=hide$cate=0$show=home$va=0$d=0$cm=0

Tanpa Guru Adalah Guru

Apakah yang dimaksud dengan Tanpa Guru Adalah Guru? Apakah memungkinkan untuk belajar tanpa keberadaan seorang guru?

无师为师
(wú shī wéi shī)


oleh: Suyena Adegunawan (陳書源 Tan Su Njan)


GENTAROHANI.COM—Apakah yang dimaksud dengan Tanpa Guru Adalah Guru? Apakah memungkinkan untuk belajar tanpa keberadaan seorang guru?

Bo Ya Belajar Kecapi
伯牙学琴
(bó yá xué qín)

Bo Ya 伯牙 hidup pada zaman 春秋 Chunqiu, dari negara楚国 Chu Guo (413-354 SM) murid dari 成连 (chéng lián), guru kecapi terkemuka pada zamannya.

Cheng Lian mengajak Bo Ya berlatih kecapi di Gunung Peng Lai蓬莱山 (péng lái shān), dekat Laut Timur 东海 (dōng hǎi). Cheng Lian meninggalkan Bo Ya untuk mencari guru musik agar dapat mengajar Bo Ya, sampai belasan hari tidak kembali.

Selama menunggu gurunya, Bo Ya mempelajari suara ombak, gelombang laut, burung pantai, angin, halilintar, memandang hutan, gunung, air terjun, sungai, bulan timbul dari awan. Berdasarkan suara alam itu ia menciptakan gaya musik baru.

Ketika Cheng Lian kembali ternyata sendirian, Bo Ya menceritakan dan memainkan gaya musik baru hasil belajarnya. Cheng Lian mendengar musik yang disebut《高山流水》 (gāo shān liú shuǐ) "Dari Ketinggian Gunung Air Mengalir" dan "《水仙操》 (shuǐ xiān cāo) "Tanaman Yang mengambang di Air".

Mendengarkan musik tersebut, Cheng Lian lalu berkata: “Saat ini kamu adalah guru musik tertinggi di dunia." Selanjutnya Bo Ya sering disebut "琴仙" (qín xiān) Dewa Kecapi.

Dari kejadian ini kita dapat menarik pelajaran:

(1) Seorang murid harus mampu belajar meskipun tidak dihadiri oleh gurunya;

(2) Dalam belajar murid harus mengalami atau menggali sendiri sumber pengetahuan, jangan hanya mendengar atau membaca.

(3) Murid harus berani berkreasi dan berinovatif menunjukkan kinerja yang berbeda dari yang diajarkan gurunya.

(4) Seorang murid harus berani berusaha agar dirinya lebih baik dari gurunya.

(5) Mendidik orang tidak boleh memanjakannya, tempalah agar mampu berpikir dan mengembangkan bakatnya.


Semua Dapat Dijadikan Guru

《论语》子张篇 - Zi Zhang – Sabda Suci XIX (Cu Tiang) : Pasal 22.

卫公孙朝问于子贡曰:「仲尼焉学?」
wèi gōng sūn cháo wèn yú zǐ gòng yuē zhòng ní yān xué

子贡曰:「文武之道,未坠于地,在人。
zǐ gòng yuē wén wǔ zhī dào wèi zhuì yú dì zài rén

贤者识其大者,不贤者识其小者,莫不有文武之道焉。
xián zhě shí qí dà zhě bù xián zhě shí qí xiǎo zhě mò bù yǒu wén wǔ zhī dào yān.

夫子焉不学?而亦何常师之有?」
fū zǐ yān bù xué ér yì hé cháng shī zhī yǒu

Kongsun Tiao dari Negeri Wee bertanya kepada Cu-khong: "Kepada siapakah Tiong-ni belajar ?"
Cu-khong menjawab: "Jalan Suci Raja Bun dan Bu belum musnah dari muka bumi, maka masih terdapat dalam diri tiap-tiap orang."
"Seorang yang Bijaksana akan mengenal Ajaran itu banyak-banyak. Yang tidak Bijaksana hanya dapat mengenalnya sedikit. Tidak ada tempat yang tidak terdapat Jalan Suci Raja Bun dan Bu. Masakan Guru tidak Belajar ? Tetapi haruskah Guru mempunyai seorang guru yang tertentu ?“

Dari ayat ini orang zaman dulu mengembangkan ungkapan atau 成语 (chéng yǔ): 学无常师 (xué wú cháng shī), artinya belajar tidak ada guru yang tetap, semua orang dapat dijadikan guru.


Mengembangkan Pengetahuan

《论语》公冶长 - Sabda Suci V - Gongye Zhang Pasal 9.

子谓子贡曰:「女与回也孰愈?」对曰:「赐也何敢望回。
zǐ wèi zǐ gòng yuē nǚ yǔ huí yě shú yù duì yuē cì yě hé gǎn wàng huí

回也闻一以知十,赐也闻一以知二。」
huí yě wén yī yǐ zhī shí cì yě wén yī yǐ zhī èr

子曰:「弗如也!吾与女弗如也。」
zǐ yuē fú rú yě wú yǔ nǚ fú rú yě

Nabi bertanya kepada Cu-khong: "Engkau dengan Hwee, siapakah kiranya yang lebih tangkas berpikir ?"
Cu-khong menjawab, “Bagaimana Su berani membandingkan dengan Hwee? Hwee bila mendengar satu dapat mengerti sepuluh, sedangkan Su bila mendengar satu dapat mengerti paling-paling dua".
Nabi bersabda, “Memang tidak sebanding. Bahkan Aku denganmu tidak sebanding dengannya."

Catatan:

1) 回 Hwee: 颜回 Yan Hui, murid Nabi yang paling pintar.
2) 赐 Su: 端木赐 Duanmu Ci, nama kecil dari 子贡 Zi Gong.


Pelajaran yang dapat digali dari ayat ini adalah:

(1) Cara belajar Yan Hui adalah 闻一知十 (wén yī zhī shí) mendengar satu dapat mengerti sepuluh, maksudnya dengan mendapat sedikit pelajaran dari gurunya, mengembangkan sampai mengerti keseluruhan, kata sebaliknya adalah 知二五而不知十 (zhī èr wǔ ér bù zhī shí) ~ tahu dua sampai lima tidak tahu sepuluh; hanya mengetahui sebagian, tidak mengerti keseluruhannya;

(2) Sikap mulia seorang Guru dari Nabi Kongzi yang mengakui keunggulan muridnya;

(3) Sifat rendah hati dari Zi Gong mengatakan bila mendengar satu dapat mengerti paling-paling dua. "dua" artinya sedikit.


Tidak Dibatasi Ruang dan Tempat

《礼记》- Liji Catatan Kesusilaan Buku ke-16 - Xue Ji学记 Catatan Tentang Pendidikan Hak Ki. Pasal 9.

故君子之于学也,藏焉,修焉,息焉,游焉。夫然,
gù jūn zǐ zhī yú xué yě cáng yān xiū yān xī yān you yān fū rán

故安其学而亲其师,乐其友而信其道。是以虽离师辅而不反也。
gùān qí xué ér qīn qí shī lè qí yǒu ér xìn qí dào shì yǐ suī lí shī fǔ ér bù fǎn yě

Maka, seorang Junzi (Susilawan) di dalam belajar mengundurkan diri dari hal yang lain, ia mencurahkan tenaga untuk membinanya, tidak melupakan biar saat istirahat, dan menghayati itu sebagai kesukaannya. Demikianlah ia sentosa bertekun di dalam belajar dan berdekat dengan guru; ia merasa bahagia di dalam Jalan Suci. Biarpun ia berpisah dari guru dan penolongnya, ia tidak melakukan hal yang bertentangan.

Orang belajar tidak dibatasi oleh suasana ruang dan tempat, juga tidak harus bersama dengan orang lain, bahkan tanpa guru sekalipun terus belajar. Hal senada dengan ini adalah 学而不厌 (xué ér bú yàn) belajar tidak merasa jemu, sebagaimana dikutip dari 《论语》 (lún yǔ) 述而 (shù ér) - Sabda Suci VII Meneruskan, Pasal 2.


Belajar Menarik Kesimpulan

《论语》 述而 – Shu Er – Sut Ji, Sabda Suci VII, Meneruskan Pasal 8. Hal 159-160.

子曰:「不愤不启,不悱不发,举一隅不以三隅反,则不复也。」
zǐ yuē bù fèn bù qǐ bù fěi bù fā jǔ yì yú bù yǐ sān yú fǎn zé bú fù yě

Nabi bersabda: “Kepada yang tidak mau bersungguh-sungguh, tidak perlu diberi petunjuk. Kepada yang tidak mau berterus terang, tidak perlu diberi nasehat. Kepada yang sudah diberitahu tentang satu sudut, tetapi tidak mau berusaha mencari ketiga sudut yang yang lain, tidak perlu diberitahu lebih lanjut.”

Dalam kegiatan belajar-mengajar, guru tidak perlu menceritakan pelajaran secara rinci, hal ini kurang memberi kesempatan kepada murid untuk berpikir dan mengembangkan diri.

Dari ayat ini muncul ungkapan 举一反三 (jǔ yī fǎn sān) berdasarkan satu hal menarik kesimpulan bermacam-macam; terlalu banyak hal dapat diceritakan dari satu sumber dengan cara analogi.


Belajar dari Alam

《论语》- 阳货 Yang Huo - Sabda Suci XVII Pasal 19.

子曰:「予欲无言。」子贡曰:「子如不言,则小子何述焉?」
zǐ yuē yǔ yù wú yán zǐ gòng yuē zǐ rú bù yán, zé xiǎo zi hé shù yān

子曰:「天何言哉?四时行焉,百物生焉,天何言哉?」
zǐ yuē tiān hé yán zāi sì shí háng yān bǎi wù shēng yān tiān hé yán zāi

Nabi bersabda: “Aku ingin tidak usah bicara lagi.”
Cu-khong bertanya, “Bila Guru tidak mau berbicara lagi, bagaimanakah murid-murid dapat mengikuti pelajaran ?”
Nabi bersabda, “Berbicarakah Tuhan YME? Empat musim beredar dan segenap makhluk tumbuh. Berbicarakah Tuhan YME?”

Dari ayat ini kita bisa memahami bahwa Tuhan mencipta alam semesta dalam kondisi bisu, manusia sejak zaman dahulu terus-menerus menngembangkan ilmu pengetahuan, menggali dari alam semesta, alam adalah guru besar manusia.


《易经》- Yak King - 系辞上 - Xi Ci I Babaran Agung He Su (A) Prinsip Dasar Bab XII. Pasal 73.

是故,天生神物,圣人则之;天地变化,圣人效之;
shì gù tiān shēng shén wù shèng rén zé zhī tiān dì biàn huà shèng rén xiào zhī

天垂象,见吉凶,圣人象之。河出图,洛出书,圣人则之。
tiān chuí xiàng jiàn jí xiōng shèng rén xiàng zhī hé chū tú luò chū shū shèng rén zé zhī

Demikianlah Tuhan Yang Maha Esa menciptakan benda yang mempunyai kekuatan rohani itu, dan Nabi memanfaatkannya. Gerakan langit dan bumi menimbulkan perubahan dan peleburan (变化 biàn huà) dan Nabi mengikutinya. Tuhan Yang Maha Esa menurunkan SIANG (象 xiàng), peta yang menampakkan rakhmat-nahas (吉凶 jí xiōng), dan Nabi membuat babaran petanya (象 xiàng). Dimunculkan wahyu HOO THO (河图 hé tú) (gambar/peta dari Sungai Hoo) dan LOO SU (洛书 luò shū) (Kitab-tulisan dari Sungai Loo), dan Nabi membakukannya.

Nabi Purba 伏羲 Fu Xi dan Da Yu 大禹 mengembangkan sedikit petunjuk yang diberikan oleh Tuhan, disambung dengan nabi-nabi berikutnya sampai menjadi Kitab Perubahan 易经 Yi Jing.

ADA peribahasa tradisional Tiongkok yang patut direnungkan dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari:

有志者, 事竟成。
(yǒu zhì zhě shì jìng chéng) jika ada tekad, masalah pasti sukses.

天下无难事,只怕有心人。
(tiān xià wú nán shì zhǐ pà yǒu xīn rén) di dunia tidak ada masalah yang susah, hanya kuatir dengan hati manusia. (bwt)

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

GERBANG,56,KIBAR KABAR,15,LAYAK NGERTI,34,LORONG,37,NOT,1,PILIHAN,68,SANGGURDI,5,SEPATU,5,TOPI,21,TSN,56,TSUN,4,USL,46,VIDEO,24,YUHO,1,ZATH,1,ZBWT,9,ZEF,13,ZEVA,1,ZKG,20,
ltr
item
Genta Rohani: Tanpa Guru Adalah Guru
Tanpa Guru Adalah Guru
Apakah yang dimaksud dengan Tanpa Guru Adalah Guru? Apakah memungkinkan untuk belajar tanpa keberadaan seorang guru?
https://1.bp.blogspot.com/-qQAZup3Q3Q8/XbuXe7NPHUI/AAAAAAAAAFg/HnAEsCIgDL0shuH8b7GXrtnloAtcM403wCLcBGAsYHQ/s1600/d16eb451e5c619392b53ad439d88df60.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-qQAZup3Q3Q8/XbuXe7NPHUI/AAAAAAAAAFg/HnAEsCIgDL0shuH8b7GXrtnloAtcM403wCLcBGAsYHQ/s72-c/d16eb451e5c619392b53ad439d88df60.jpg
Genta Rohani
https://www.gentarohani.com/2019/11/tanpa-guru-adalah-guru.html
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/2019/11/tanpa-guru-adalah-guru.html
true
9139491462367974246
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca lebih Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All Rekomendasi untuk Anda LABEL ARSIP CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN PREMIUM Harap SHARE untuk membuka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy