|TERBARU     /fa-fire/_$type=slider$sn=hide$cate=0$show=home$va=0$d=0$cm=0

GR Alternatif Jawaban Era Post Truth?

oleh: Uung Sendana Linggaraja     |      GENTAROHANI.COM— Tahun 2020 sebentar lagi akan berlalu, digantikan dengan tahun 2021. Pada tangg...


oleh: Uung Sendana Linggaraja   |   


GENTAROHANI.COM— Tahun 2020 sebentar lagi akan berlalu, digantikan dengan tahun 2021. Pada tanggal 1 Januari yang akan datang, Genta Rohani telah menyapa anda selama dua tahun dan akan menjalani tahun ketiga.

Tidak mudah mengelola penerbitan berisi hal-hal positif bersifat keagamaan di era post truth seperti sekarang.

Dalam era post truth berbagai opini sudah tertanam pada pembaca dan seakan telah menjadi fakta sehari-hari sebagai sesuatu yang benar, padahal belum tentu.

Pengetahuan-pengetahuan yang belum tentu merupakan fakta telah tertanam di benak pembaca melalui berbagai cara. Dapat disebabkan oleh hoax, pendidikan yang keliru, pergaulan yang kurang baik, artikel dan postingan sosial media atau berita lain yang ada di internet hingga informasi naif dari orang terdekat yang telah di percayai sepenuhnya.

Fakta objektif tidak lagi memberikan pengaruh besar dalam membentuk opini pembaca, justru malah keyakinan pribadi dan keterkaitan emosional yang mendapatkan dukungan terbanyak dari masyarakat.

Belum lagi minat baca yang cenderung rendah serta banyaknya alternatif media pembelajaran yang tersedia.  Budaya instan yang telah memasyarakat semakin memberi tantangan bagi keberlangsungan dan menyisakan tanya akan manfaat Genta Rohani bagi pembaca.

Sebetulnya Genta Rohani dapat menjadi salah satu alternatif sumber ilmu agama yang cukup kredibel, untuk membekali umat menjalani kehidupan sesuai bimbingan agama Khonghucu di era post truth, asal umat mau membuka hati dan gemar membaca. Kalau Anda tidak setuju, Anda perlu mencari bahan bacaan lain yang kredibel.

Tentu saja, kendati umat tidak gemar membaca, Genta Rohani dapat saja terus terbit karena di era digital biaya penerbitan relatif rendah, berbeda dengan ongkos cetak yang tetap harus dibayar saat penerbitan masih berbentuk buku. Tapi bukankah hal tersebut sangat disayangkan karena hanya penulis dan sedikit umat yang akan menerima manfaat Genta Rohani sebagai media pembelajaran?

Kualitas pengetahuan dan keimanan umat sebetulnya bukan hanya ditentukan seberapa rajin umat beribadah dan mendengarkan khotbah, terlebih bila khotbah yang diberikan kurang berkualitas dan tidak menyentuh nilai-nilai kehidupan. 

Bahan bacaan bermutu sangat diperlukan.

Mungkin saja pada saat kehidupan 'normal' umat tidak memerlukan pengetahuan tentang nilai-nilai kehidupan, tapi apakah saat masalah ringan hingga berat menghampiri, umat siap menghadapi dan melaluinya dengan tepat?

Pada kenyataannya pengetahuan yang cukup sangat diperlukan untuk mengimankan tekad sehingga mampu meluruskan hati. Dengan hati yang luruslah umat akan mampu melihat persoalan dengan tepat sehingga mampu mengatasinya. Bila pengetahuan tidak cukup bagaimana umat mampu meluruskan hati? 
Saat hati tidak lurus, diliputi geram dan marah, bagaimana dapat berbuat lurus? 
Saat hati tidak lurus, diliputi takut dan khawatir bagaimana dapat berbuat lurus? 
Saat hati tidak lurus, diliputi suka dan gemar bagaimana dapat berbuat lurus? 
Saat hati tidak lurus karena diliputi sedih dan sesal, bagaimana dapat berbuat lurus?
Untuk memperoleh pengetahuan yang luas diperlukan upaya sengaja untuk belajar dan berlatih meneliti hakikat tiap perkara. Salah satu upaya belajar adalah dengan membaca kitab suci, buku-buku, dan artikel keagamaan serta ilmu pengetahuan lain yang dapat memperkaya pikiran dan batin serta berlatih mempraktikkannya.

Jangan lupa bersembahyang dan jingzuo agar hati berada pada tempatnya. Bila hati tidak pada tempatnya, sekalipun melihat takkan tampak, meski mendengar takkan terdengar dan meski makan takkan merasakan.

Dengan meneliti hakikat tiap perkara, mencukupkan pengetahuan, mengimankan tekad sehingga lurus hati dan menjaga hati berada pada tempatnya, saat menghadapi masalah ringan maupun berat, umat mempunyai ketenangan dan mampu membuat pertimbangan dari berbagai macam alternatif pemecahan masalah serta tidak dipenuhi keraguan dalam mengambil keputusan.

Semua deretan upaya yang dilakukan tersebut adalah upaya sadar umat Khonghucu untuk membina diri. Dengan diri yang terbina, umat Khonghucu tak gampang terseret masalah ringan maupun berat tapi mampu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah tersebut dengan jernih sehingga mampu menjalankan kehidupan dengan dipenuhi rasa syukur, keikhlasan, kepuasan, dan kebahagiaan.

Sebetulnya mengherankan bila umat Khonghucu tidak mempunyai keinginan belajar. Namun faktanya, berdasarkan riset yang ada kebanyakan orang Indonesia kurang gemar belajar, dalam hal ini kurang gemar membaca, utamanya membaca bacaan bermutu; kebanyakan Khonghucu tak jauh berbeda. Entah kalau membaca gosip, hoax, atau isu negatif.

Tanpa upaya sadar dan sistematis untuk mendorong umat mencukupkan pengetahuan agar mampu meluruskan hati, era post truth akan membawa dampak negatif berupa kegelisahan, tak ikhlas, ketidakpuasan, dan ketidakbahagiaan umat.

Maka tak berlebihan, setelah Anda menjadi pembaca setia Genta Rohani atau majalah keagamaan Khonghucu lainnya, Anda perlu mengajak dan mendorong teman-teman dan keluarga Anda untuk melakukan hal yang sama sehingga mudah-mudahan dapat membantu Anda, teman dan keluarga Anda dalam upaya pembinaan diri dan siap saat menghadapi masalah.

Sedia payung sebelum hujan. 

Kalau menyediakan payung saat hujan datang, Anda akan kuyup.

Siaplah dengan belajar dan berlatih, meneliti hakikat tiap perkara, mencukupkan pengetahuan, mengimankan tekad, meluruskan hati, dan membina diri sebelum masalah berat menghampiri kehidupan Anda.

Bila membina diri terasa jauh, Genta Rohani minimal dapat digunakan untuk melatih kemampuan literasi Anda dalam membaca dan menulis. 

Ayo gunakan! (bwt)


KOMENTAR

BLOGGER
Nama

GERBANG,77,KIBAR KABAR,15,LAYAK NGERTI,50,LORONG,54,NOT,1,PILIHAN,109,SANGGURDI,7,SEPATU,8,TOPI,23,TSN,76,TSUN,4,USL,69,VIDEO,30,YUHO,1,ZATH,1,ZBWT,13,ZEF,23,ZEVA,1,ZKG,28,
ltr
item
Genta Rohani: GR Alternatif Jawaban Era Post Truth?
GR Alternatif Jawaban Era Post Truth?
https://cdn.pixabay.com/photo/2020/02/10/07/45/book-4835622_1280.jpg
Genta Rohani
https://www.gentarohani.com/2020/12/gr-alternatif-jawaban-era-post-truth.html
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/2020/12/gr-alternatif-jawaban-era-post-truth.html
true
9139491462367974246
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca lebih Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All Rekomendasi untuk Anda LABEL ARSIP CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN PREMIUM Harap SHARE untuk membuka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy