|TERBARU     /fa-fire/_$type=slider$sn=hide$cate=0$show=home$va=0$d=0$cm=0

Kitab Suci Agama Ru-Konghucu (1)

Tulisan pertama dari dua tulisan.


diedit oleh: Lim Khung Sen   |   


GENTAROHANI.COM—Ru Jiao 儒教 (Agama Ru) atau Agama Konghucu mempunyai masa perkembangan yang sangat panjang sebelum mencapai bentuk seperti sekarang.

Kalau kita mulai dari zaman Raja suci Tang Yao 唐尧 naik tahta (2357 SM) sampai dengan wafat Mengzi 孟子 (289 SM)—meliputi masa 2068 tahun—maka Kitab Suci Agama Ru-Konghucu dapat dibagi menjadi dua kelompok: Wujing 五经 (Kitab Suci Yang Lima) dan Sishu 四书 (Kitab Suci Yang Empat) serta Xiaojing 孝经 (Kitab Bakti).

Wujing merupakan kumpulan Kitab Suci yang berasal dari para Raja Suci dan Nabi Purba.

Sishu merupakan kumpulan Kitab Suci yang berasal dari Nabi Kongzi 孔子 sampai Mengzi.

Xiao Jing dibukukan oleh Zengzi 曾子 didasarkan hasil percakapan dengan Nabi Kongzi.

Dalam catatan Sejarah, Kitab Wujing, Sishu, dan Xiaojing telah melalui berbagai ujian. Sering dengan baik memperoleh pemeliharaan manusia, sering pula mengalami bahaya pemusnahan.

Sungguh kita bersyukur, berkat lindungan dan penjagaan TIAN 天, Tuhan YME yang tidak menghendaki ajaran suci ini musnah, seperti ditulis di dalam Lunyu IX:5, “…Tuhan YME tidak hendak memusnahkan Ajaran/Kitab itu, apa yang dapat dilakukan orang...?” serta oleh keberanian dan keuletan umat Ru-Konghucu sepanjang zaman, maka kita masih dapat menerima Kitab itu dalam bentuk sekarang.

WUJING 五经
KITAB SUCI YANG LIMA

Wujing aslinya bernama Liujing 六经, terdiri atas :
  1. Shi Jing 诗经 (Kitab Sanjak).
  2. Shu Jing 书经 (Kitab Dokumen Sejarah Suci).
  3. Yi Jing 易经 (Kitab Kejadian dengan Segala Perubahan dan Peristiwa).
  4. Li Jing 礼经 (Kitab Kesusilaan/ Peribadahan).
  5. Chun Qiu Jing 春秋经 (Kitab Sejarah Jaman Chun Qiu).
  6. Yue Jing 乐经 (Kitab Musik).
Karena Kitab Musik sebagian besar telah musnah pada zaman Dinasti Qin 秦(221 SM–206 SM), dan sisanya yang tidak banyak, maka dimasukkan sebagai Bab XVII dari Kitab Liji 礼记 (Catatan Kesusilaan), yang merupakan satu dari tiga kitab yang menyusun Kitab Li Jing, maka kini Liu Jing telah dipadatkan menjadi Wu Jing.

1. SHI JING (KITAB SANJAK)

Shi Jing berisi kumpulan nyanyian rakyat berbagai Negara, nyanyian pujian untuk upacara di istana, dan nyanyian pujian untuk mengiringi upacara ibadah.
 
Pada zaman Dinasti Zhou 周, setiap negara bagian mempunyai petugas-petugas yang menghimpun nyanyian-nyanyian itu. Menurut Kitab Zhou Li 周礼 (Kesusilaan Dinasti Zhou), yang ditulis Zhou Gong Dan 周公旦 (Abad XII SM), salah satu tugas Guru Besar Musik ialah mengajarkan cara mengklasifikasi nyanyian-nyanyian itu apakah bersifat Feng 风 (nyanyian rakyat/adat istiadat), Fu 赋 (menceritakan), Bi 比 (perumpamaan), Xing 兴 (sindiran/ sanjungan), Ya 雅 (puji-pujian), atau Song 颂 (Pujaan).

Tidak kurang dari 3000 nyanyian dibaca Nabi Kongzi, dan dari jumlah itu dipilih 311 buah, 6 diantaranya tinggal judul tanpa isi untuk diturunkan kepada murid-murid. Nyanyian/sanjak yang tertua berasal dari zaman Dinasti Shang 商 (1766–1122 SM), yang termuda berasal dari zaman Zhou Ding Wang 周定王 (Kaisar Dinasti Zhou yang memerintah tahun 606–586 SM).

Shi Jing dibagi menjadi empat bagian :
  • Guo Feng 国风 (Nyanyian Rakyat Berbagai Negeri), 160 sanjak.
  • Xiao Ya 小雅 (Pujian kecil), 80 sanjak (terdapat 6 nyanyian tinggal judul). Dilagukan untuk mengiringi upacara di istana.
  • Da Ya 大雅 (Nyanyian Pujian Besar), 31 sanjak. Berisi puji-pujian untuk Wen Wang 文王 (Nabi Ji Chang 姬昌), pendiri Dinasti Zhou.
  • Song 颂 (Nyanyian Pujian), 40 Sanjak. Untuk mengiringi upacara peribadahan. Bagian ini merupakan kumpulan nyanyian yang paling tua usianya.
Shi Jing disebut pula Pa Jing 葩经 (Kitab Kuncup Bunga) karena berisi bermacam peristiwa, nama-nama bunga, hewan dan sebagainya. Yang utuh tinggal 305 nyanyian terdiri atas 39.222 huruf.

2. SHU JING (KITAB DOKUMENTASI SEJARAH SUCI)

Kitab ini disebut pula Shang Shu 尚书 (Kitab Mulia), berisi dokumen sejarah suci Agama Ru-Konghucu yang dihimpun dan disusun oleh Nabi Kongzi dari berbagai naskah yang berasal dari zaman Tang Yao 唐尧 (2357–2255 SM), dan Yu Shun 虞舜, Dinasti Xia 夏, Dinasti Shang 商, dan Dinasti Zhou serta yang termuda berasal dari zaman Rajamuda Qin Mu Gong 秦穆公 (659–621 SM) berkuasa, atau zaman pemerintahan Kaisar Zhou Xiang Wang 周襄 王 (651–618 SM).
 
Huruf Shu 书 berarti Yu 聿, kalam/pensil berbicara, biasanya untuk menunjukkan dokumen tertulis yang bersifat prosa.
 
Menurut keterangan Kong Ying Da 孔颖达 (574–648 M) , seorang Boshi (guru besar) zaman Dinasti Tang 唐 (618–905 M) yang karya-karya tulisnya dalam tafsir Kitab-Kitab Suci agama Ru-Konghucu sangat termasyhur; dalam kata pengantar Kitab tafsirnya tentang Kitab Shu Jing (Shang Shu Zheng Yi 尚书正义 ), menjelaskan bahwa sebelum Kitab Shu Jing sudah ada Kitab-Kitab Suci yang mendahului.
Pada zaman dahulu, tatkala Baginda Fu Xi 伏羲 memerintah dunia, beliau menerima Wahyu He Tu 河图 yang dijabarkan dalam gambar Ba Gua 八卦, dan Cang Jie 苍颉 yang menciptakan tulisan untuk mengganti ikatan tali (dari sinilah tulisan berasal).
 
Tulisan-tulisan peninggalan zaman Fu Xi 伏羲 (2953–2838 SM), Shen Nong 神农 (2838–2698 SM), dan Huang Di 黄帝 (2698–2598 SM) dinamai San Fen 三墳 (Tiga Makam), membicarakan Jalan Suci Yang Agung.
 
Tulisan peninggalan zaman Shao Hao 少昊 (anak Huang Di, 2598–2514 SM), Zhuan Xu 颛顼 (cucu Huang Di, 2514–2436 SM), Gao Xin 高辛 (cucu Shao Hao, 2436–2366 SM), Tang Yao (2357–2255 SM), dan Yu Shun (2255–2205 SM) disebut Wu Dian 五典 (Lima Undang-Undang/Hukum) berisi Jalan Suci Yang Wajar.

Kitab Shu Jing mulai dari zaman Yao dan Shun, disebut Yao Dian 尧典 dan Shun Dian 舜 典, tidak memuat Kitab-Kitab yang terlebih dahulu.

Kitab Shu Jing dihimpun Nabi Kongzi dari berbagai naskah dokumen sejarah yang sudah ada sebelumnya. Dalam menyusunnya, Nabi melakukan perjalanan ke berbagai negeri untuk memeriksa kebenarannya.
 
Untuk memeriksa kebenaran dokumen tentang dinasti Xia, Beliau ke Negeri Qi 杞国 (waris dinasti Xia), untuk dinasti Shang ke Negeri Song 宋国, dan untuk dinasti Zhou terutama ke ibu kota dinasti Zhou waktu itu (Luo Yang 洛阳) dan Negeri Lu sendiri .
 
Kitab Shu Jing terdiri atas 6 jilid, 25.700 huruf. Jilid I berisi naskah-naskah zaman Tang Yao dan Yu Shun, jilid II berisi naskah-naskah zaman Dinasti Xia, jilid III berisi naskah-naskah zaman Dinasti Shang, dan jilid IV–VI berisi naskah-naskah zaman Dinasti Zhou.

Disebut juga Bi Jing 璧经 (Kitab Tembok) karena naskah yang 58 bab itu ditemukan dalam tembok rumah keluarga Nabi; juga disebut Zai Jing 栽经 (Kitab Tarikh) karena diurutkan kronologis dari zaman purba sampai yang terbaru.

3. YI JING (KITAB SUCI KEJADIAN ALAM SEMESTA DENGAN SEGALA PERUBAHAN DAN PERISTIWA)

Kitab Wahyu yang mempunyai nilai universal, dalam hal kepurbaan maupun dalam hal pengertian yang tidak terukur kedalamannya, tersembunyi di bawah simbol-simbolnya yang ajaib. Tentang Kitab Yi Jing, hanya akan kita bicarakan beberapa hal yang pokok saja. Inti Kitab Wahyu ini berupa 64 simbol; berupa garis-garis Yin 陰 dan Yang 陽 yang tiap unit terdiri atas enam garis (heksagram); contoh:


Tiap heksagram dinamai Gua 卦 dan tiap garis dinamai Yao 爻. Nabi Ji Chang 姬昌 tatkala dalam pembuangan di You Li 羑里 telah menerima Wahyu yang memberi teks untuk tiap-tiap Gua, tiap teks itu dinamai Tuan 彖; itulah pokok Kitab Yi Jing.

Nabi Ji Dan 姬旦 atau Zhou Gong 周公 juga telah menerima Wahyu yang memberi teks atas tiap-tiap Yao secara mendetail, tiap teks itu dinamai Xiang 象.
 
Demikianlah Kitab Yi Jing dalam bentuk asli berwujud simbol (heksagram teks yang disebut Tuan dan teks yang disebut Xiang).
 
Nabi Kongzi telah pula menerima Wahyu memberi tafsir dan penjelasan atas Yi Jing.
 
Tafsir dan penjelasan atas Yi Jing tersebut seluruhnya sepuluh jilid maka disebut Shi Yi 十翼 (Sepuluh Sayap), terdiri atas Tuan Zhuan 彖传 (Tafsir atas Tuan) dua jilid, Xiang Zhuan 象传 (Tafsir atas Xiang) dua jilid, Xi Ci Zhuan 繫 辭传 (Tafsir Besar) dua jilid, Wen Yan 文言 (Tafsir Rohani atau Sari Pati) satu jilid, Shuo Gua Zhuan 说卦传 (diskusi tentang Diagram) satu jilid, Xu Gua Zhuan 序卦传 (Peraturan tentang Diagram) satu jilid, Za Gua Zhuan 杂卦传 (serba-serbi pembicaraan tentang Diagram) satu jilid.
Yi Jing terdiri atas 64 Bab, 24.707 huruf disebut pula Xi Jing 羲经 (Kitab Baginda Fu Xi)

4. LI JING (KITAB KESUSILAAN DAN PERIBADAHAN)

Li Jing sebenarnya terdiri atas Tiga Kitab yaitu: Zhou Li 周礼 (Kesusilaan Dinasti Zhou), Yi Li 仪礼 (Peribadahan), dan Li Ji 礼记 (Catatan Kesusilaan).

a) Zhou Li (Kesusilaan Dinasti Zhou)

Telah dibukukan pada masa permulaan Dinasti Zhou oleh Nabi Ji Dan (Pangeran Zhou Gong). Isinya menguraikan hal-hal yang berhubungan dengan sistem pemerintahan Dinasti Zhou dengan keenam departemennya, disebut juga Zhou Guan 周官 (Pemerintahan Dinasti Zhou) atau Liu Guan 六官 (Enam Departemen).
 
Pengaruh Kitab ini sangat besar; kewibawaannya terasa di seluruh negara bagian.
 
Saat Qin Shi Huang 秦始皇 menjadi Kaisar Pertama, kitab ini dianggap sangat membahayakan kekuasaan, maka secara intensif dicari untuk dimusnahkan.

b) Yi Li (Peribadahan dan Kesusilaan)

Dibukukan oleh Pangeran Zhou, berisi berbagai tata kesusilaan dan tata peribadahan agama Ru-khonghucu zaman Dinasti Zhou.
 
Diuraikan tata laksana berbagai upacara seperti: akil baliq, perkawinan, perkabungan, persembahyangan, dan sebagainya. Kitab ini disebut pula Li Gu Jing 礼古经 (Kitab Suci Tata Peribadahan Kuno).

c) Li Ji (Catatan Kesusilaan)

Kitab Li Ji merupakan Kitab yang sangat penting di dalam pengetahuan Moral agama Ru-Konghucu.
Kitab Li Ji merupakan himpunan kitab-kitab yang berhubungan dengan nilai-nilai moral agama Ru-Konghucu, juga mempunyai fungsi sebagai Kitab Tafsir dua Kitab di atas.
 
Kitab ini mula-mula dihimpun oleh Hou Cang 后苍 berupa 214 naskah; tiap naskah sebenarnya merupakan kitab tersendiri yang banyak beredar pada zaman itu.

Dai De 戴德 murid Hou Cang, telah melakukan studi dan memeriksa kitab-kitab itu, lalu naskah-naskah yang diragukan bersumber ajaran Nabi Kongzi disingkirkan sehingga tinggal 85 naskah; himpunan itu dinamai Da Dai Li 大戴礼 (Kitab Kesusilaan yang dihimpun orang marga Dai yang tua/senior).
 
Atas Kitab ini kemudian dilakukan seleksi lebih lanjut oleh kemenakan Dai De yang bernama Dai Sheng 戴圣 sehingga tinggal 46 naskah, menjadi sebuah Kitab yang diberi nama Xiao Dai Li 小戴礼 (Kitab Kesusilaan yang dihimpun oleh orang marga Dai yang muda/ junior).
 
Ke dalam Kitab ini oleh tokoh-tokoh Agama Ru-Konghucu Dinasti Han 汉, ditambahkan tiga naskah: Ming Tang 明堂 (bab 12), Yue Ling 月令 (bab 4) dan Yue Ji 乐记 (Catatan Musik, bab XVII).
 
Perlu dicatat, Kitab Suci Da Xue 大学 (Ajaran Besar) dan Zhong Yong 中庸 (Tengah Sempurna) juga termasuk dalam Kitab Li Ji yakni bab 39 dan bab 28.

Karena nilai Kitab Da Xue dan Zhong Yong begitu penting sebagai Kitab Suci agama Ru-Konghucu, maka Zhu Xi 朱熹, (1130-1200M), tokoh besar Dao Xue Jia 道学家 (Neo Konfusianisme /kaum yang mempelajari Jalan Suci), mengambil dari Kitab Li Ji, dan bersama Kitab Lunyu 论语 dan Mengzi dihimpun dalam satu kitab suci yang pokok, yaitu Sishu (Kitab Yang Empat).

Kesimpulan: Li Ji merupakan kumpulan kitab-kitab pendek yang dibukukan oleh murid atau cucu murid Nabi Kongzi dan kemudian dihimpun oleh tokoh-tokoh Ru-Konghucu zaman Dinasti Han menjadi satu Kitab Li Ji.
 
Kitab ini disebut pula Dai Jing 戴经 (Kitab Suci Yang Dibukukan Orang Marga Dai), terdiri atas 99.020 huruf.

5. CHUN QIU JING (SEJARAH JAMAN CHUN QIU)

Berkat Kebajikan dan Kebijaksanaan Raja Wen 文王, Raja Wu 武王, Raja Cheng 成王, dan Raja Kang 康王 yang memerintah berturut-turut, Dinasti Zhou (1122–248 SM) berhasil mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.
 
Selanjutnya, muncul raja-raja yang tidak cakap dan sewenang-wenang, seperti Zhou Li Wang 周历王 (878–827 SM) dan lebih-lebih tatkala Zhou You Wang 周幽王 (781–770 SM) memerintah, dinasti Zhou menjadi suram.

Zhou You Wang seorang raja yang suka berpesta-pora dan sewenang-wenang, mabuk kepayang kepada selirnya yang bernama Bao Si 堡姒 yang didapat dengan cara tidak baik sehingga selalu murung dan tidak pernah tersenyum atau tertawa.
 
Karena ingin melihat tawa manis Bao Si, You Wang dengan alasan yang dicari-cari menghukum permaisuri dan memecat putra mahkota untuk memberi kedudukan kepada Bao Si. Ternyata itu pun tidak dapat membeli hati Bao Si. Atas saran salah seorang menteri yang pandai menjilat, You Wang menyalakan api unggun tanda bahaya untuk memperdaya para rajamuda; mereka terkecoh datang ke ibukota dan menjadi buah tertawaan. Tatkala kemudian musuh, yakni orang-orang Quanrong 犬戎 (Tartar) yang bersekutu dengan ayah bekas permaisuri benar-benar menyerbu ibu kota, tak ada rajamuda yang datang menolong, You Wang terbunuh di kaki Gunung Li 骊 dan hancurlah ibukota Dinasti Zhou.
 
Zhou Ping Wang 周平王 (770–719 SM), putera mahkota yang menggantikan Zhou You Wang, tidak berani menempati ibukota itu lagi, sehingga akhirnya ibukota dipindah ke Timur, ke Kota Luo Yang 洛阳 dan selanjutnya nama kerajaan disebut Dinasti Zhou Timur.
 
Zhou Ping Wang ternyata seorang raja yang lemah, begitu pula tidak ada satupun pengganti-penggantinya yang mampu menegakkan kembali kewibawaan dinasti Zhou, maka mulailah zaman Chun Qiu atau zaman Musim Semi dan Musim Rontok (722–481 SM) dan muncullah Ba 霸 (rajamuda-rajamuda pemimpin) yang secara formal menjadi pendukung dan penegak kedaulatan Dinasti Zhou namun secara defacto menjadi raja yang memiliki kekuasaan sebenarnya sehingga menggerogoti kewibawaan Raja Zhou.

Ba yang termasyhur antara lain Raja muda Huan 桓 dari Negeri Qi 齐 (685–643 SM), Raja-muda Xiang 襄 dari Negeri Song 宋 (650–636 SM), Rajamuda Wen 文 dari Negeri Jin 晋 (636–628 SM), Rajamuda Mu 穆 dari Negeri Qin 秦 (659–621 SM), Rajamuda Zhuang 壮 dari Negeri Chu 楚 (613–591 SM).
 
Pada akhir zaman Chun Qiu terkenal juga Rajamuda Fuchai 夫差 dari Negeri Wu 吴 (495-473 SM) yang bunuh diri karena dikalahkan oleh Goujian 勾践.
 
Pada tahun 473 SM Goujian menjadi Raja muda Negeri Yue 越 (Viet), tetapi kepemimpinannya tidak diakui Dinasti Zhou.
 
Rajamuda dan bangsawan sebenarnya dibagi dalam lima tingkat, yakni: Gong 公, Hau 侯, Bo 伯, Zi 子, dan Nan 男; tetapi karena Raja Zhou sudah tidak dianggap lagi dan ingin memisahkan diri dari kekuasaan Dinasti Zhou, mereka biasa menyebut dirinya Wang 王 (Raja), setingkat raja Zhou. Beratus-ratus negara bagian saling berperang memperebutkan tanah dan kekuasaan.
 
Pada akhir zaman Chun Qiu ada 12 negara bagian yang terkenal: Lu 鲁, Qi 齐, Jin 晋, Qin 秦, Chu 楚, Song 宋, Wei 卫, Chen 陈, CaiZheng 郑, Yan 燕, Wu 吴.
 
Memasuki zaman Zhan Guo 战国, zaman perang antar Kerajaan yang berlangsung antara tahun 403–221 SM muncul tujuh kerajaan besar: Yan 燕, Qi 齐, Zhao 赵, Wei 魏, Han 韩, Chu 楚 dan Qin 秦.

Nabi Kongzi yang hidup pada akhir zaman Chun Qiu membukukan Kitab Chun Qiu karena keprihatinan Beliau atas zaman itu dan oleh rasa tanggung jawab selaku Mu Duo 木铎, Genta Rohani Tuhan YME. Di dalam Chun Qiu Jing, Nabi Kongzi tidak hanya mencatat berbagai peristiwa yang terjadi, tetapi juga memberikan penilaian; yang baik dipuji dan yang tidak baik dicela.
 
Chun Qiu Jing disebut pula Lin Jing 麟经 (Kitab Qilin) karena ditulis sendiri oleh Nabi Kongzi dan kita ketahui Qilin 麒麟 (Kilin) adalah lambang pribadi Nabi Kongzi.
 
Chun Qiu Jing yang terdiri atas 18.000 huruf diakhiri dengan peristiwa terbunuhnya Qilin (481 SM).
Tentang terbunuhnya Qilin, dalam Chun Qiu Zuo Zhuan tertulis, “Tahun keempat belas pemerintahan Rajamuda Ai 哀, 481 SM di dalam perburuan di hutan besar sebelah barat, salah seorang pengendara kereta keluarga Shu Sun 叔孙 yang bernama Ju Shang 狙商 telah menangkap/memanah mati hewan Lin (Kilin).
 
Mungkin karena dianggap memberi pertanda tidak baik, maka diberikan kepada salah seorang pembantunya (untuk ditanyakan kepada Nabi).
 
Zhong Ni 仲尼 (Nabi) melihat itu lalu bersabda, “Itulah Lin. Lalu diambillah (untuk dibawa ke ibu kota).”

Bersambung ke artikel selanjutnya.


Sumber:
Lim Khung Sen (Editor) Hidup Bahagia dalam Jalan Suci Tian. Jakarta, Gerbang Kebajikan Ru, Maret 2010.

Tjay Ing, Tjhie, Xs. Panduan Pengajaran Dasar Agama Konghucu, Ru Jiao Ji Chu Jiao Yu Xiang Dao Ke Ben. Matakin, Edisi Kedua, Februari 2006/01 Zheng Yue 2557.


KOMENTAR

BLOGGER
Nama

GERBANG,80,KIBAR KABAR,15,LAYAK NGERTI,50,LORONG,58,NOT,1,PILIHAN,116,SANGGURDI,7,SEPATU,8,TOPI,23,TSN,77,TSUN,4,USL,73,VIDEO,30,YUHO,1,ZATH,1,ZBWT,13,ZEF,23,ZEVA,1,ZKG,28,
ltr
item
Genta Rohani: Kitab Suci Agama Ru-Konghucu (1)
Kitab Suci Agama Ru-Konghucu (1)
Tulisan pertama dari dua tulisan.
https://cdn.pixabay.com/photo/2021/03/09/20/43/teapots-6082825_1280.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-a4WI8VV8M4dbJ-vUOqrx7fOoPK4lr3arcmlOskgrXzy5KP6MnGl3gqOj_N2XTOMVrPqBkWFP5_9zP8WQtZL5FFxEm6Yktw1duSglUg=s72-c
Genta Rohani
https://www.gentarohani.com/2021/12/kitab-suci-agama-ru-khonghucu-1.html
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/
https://www.gentarohani.com/2021/12/kitab-suci-agama-ru-khonghucu-1.html
true
9139491462367974246
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca lebih Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All Rekomendasi untuk Anda LABEL ARSIP CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow KONTEN PREMIUM Harap SHARE untuk membuka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy